Google+ Followers

Thursday, 6 December 2012

Al-Quds masih belum aman daripada keganasan Israel

banding1

Ke mana lagi hendak meminta pertolongan kecuali hanya kepada Sang Pencipta.
Apakah diri kita hanya berdiam diri melihat saudara Islam kita dizalimi ?

Tidak!!! Aku tidak rela masjid suci, Masjidil Aqsa tempat di mana Rasulullah melakukan Mikraj ke Sidratul Muntaha, dinodai kesuciannya.

Rejim Zionis tidak akan pernah mengakui hak bangsa Palestin.

Tidak ada cara lain mendapatkannya kecuali dengan melawan meskipun tahu harganya sangat mahal dan menyakitkan. Siapakah yang rela melihat saudaranya mengalami kekerasan berterusan dan membabi buta?

Siapakah rela melihat hak kemerdekaan dan martabat kemanusiaan saudaranya dipertikai? Siapakah yang rela melihat saudaranya disembelih, dibakar hidup-hidup di dalam rumah zionis laknatullah? Siapakah yang rela melihat saudaranya di kem pelarian, rumah dan masjidnya diserang sehingga rata dengan tanah?
TANAH suci Al-Quds di dalamnya berdiri masjid suci, Al-Aqsa. Sudah bertahun-tahun lamanya Al-Quds dalam cengkaman dan kebiadapan zionis Israel.

Sudah bertahun-tahun ratusan bahkan ribuan nyawa gugur. Penderitaan rakyat Palestin tidak kira tua, muda, lelaki, wanita, anak bahkan bayi yang belum sempat melihat dunia juga mendapat gelaran syahid. 

Tempat yang dulunya ceria, kini sepi dan musnah. Mayat bergelimpangan di sana sini seolah-olah menjadi pemandangan biasa di sana.

Ya Rabbi... hati terluka, daging bagaikan terhiris apabila menyaksikan penderitaan mereka di bumi anbiya’ itu. Panggilan jihad pun selalu datang menyapa.



Siapakah yang rela melihat hak pendidikan saudaranya dirampas dan sekolah dibom? Siapakah yang rela melihat saudaranya diperlakukan seperti binatang, rumah dihancurkan sehingga membuatkan penghuninya terkubur hidup-hidup?

Siapakah yang rela melihat saudaranya yang sedang khusyuk bersolat ditembak?
Siapakah yang rela melihat saudaranya dipenjara zionis dengan seksaan serta diracuni bahan kimia?

Siapakah yang rela melihat saudaranya yang menjadi penghafal al-Quran diseksa tanpa belas ihsan? Dunia sudah melupakan Al-Quds sejak berpuluh-puluh tahun lalu.
banding1

Ke mana mata hati pemimpin dunia yang mengagung-agungkan slogan Perlindungan Hak Asasi Manusia? Apakah mata hati mereka buta? Atau mereka memang tak punya mata hati sehingga tidak mampu lagi melihat kekejaman pengganas besar bernama Zionis Israel itu.

Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: “Perumpamaan orang mukmin dalam cinta mencintai, kasih menga�sihi dan sayang menyayangi adalah laksana satu tubuh. 

Jika salah satu anggotanya sakit maka seluruh tubuhnya akan sakit demam” (Hadis riwayat Muslim).

Siapa lagi yang peduli dengan saudara seagama kita di bumi Al-Quds selain kita? Kita yang mengaku beriman, mengaku Muslim, mengaku mencintai Allah dan Rasul-Nya.

Hanya satu kata, lawan! Lawan zionis dengan ilmu, kita lawan zionis dengan keimanan, kita lawan zionis dengan harta, kita lawan zionis dengan teknologi, kita lawan zionis dengan produk yang lebih berkualiti, kita lawan zionis dengan bersatu padu, kita lawan zionis dengan memakmurkan masjid barulah kita layak hendak menawan kembali Baitulmaqdis.

Kita lawan juga zionis dengan doa dan memilih Islam sebagai cara hidup. Itulah yang sangat digeruni Israel. Duhai Al-Quds, Palestin dan Masjidil Aqsa, sesungguhnya deritamu adalah deritaku juga, kesedihanmu kesedihanku juga, kepedihanmu kepedihanku juga, lukamu lukaku juga, senyummu adalah senyumku juga.

Credit: Ust Zawawi Jusoh